Berita

P2HB Terima Mahasiswa FKL Universitas Nusa Bangsa dalam Praktik Sifat Dasar Kayu Berbasis Kolaborasi TKMH Kehutanan

Bogor, 15 Januari 2026 – Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB) menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Nusa Bangsa dalam rangka pelaksanaan Praktik Mata Kuliah Sifat Dasar Kayu. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi TKMH Kehutanan, sebuah platform jembatan ilmu pengetahuan yang mendorong kolaborasi lintas pihak, termasuk sektor pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 54 mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pembimbing dan dipandu oleh tim ahli P2HB untuk mengikuti pembelajaran berbasis praktik di berbagai fasilitas, yaitu Laboratorium Kimia Hasil Hutan dan Bioenergi, Laboratorium Biologi dan Teknologi Pengawetan, Laboratorium Anatomi Lignoselulosa, Xylarium dan Herbarium, serta Laboratorium Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hasil Hutan Bukan Kayu.

Melalui praktik ini, mahasiswa mempelajari secara langsung sifat anatomi, fisik–mekanik, dan kimia kayu, termasuk proses pengeringan dan pengawetan, sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif sesuai dengan kebutuhan dunia kehutanan saat ini.

Dosen pembimbing, Kustin Bintani Meiganati, S.Hut., M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada P2HB atas kesempatan dan dukungan yang diberikan.

“Kami sangat mengapresiasi P2HB yang telah menerima dan memfasilitasi mahasiswa kami untuk belajar langsung di laboratorium. Kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, karena mereka bisa melihat dan mempraktikkan langsung ilmu yang selama ini dipelajari di kelas. Terima kasih kepada seluruh tim P2HB atas pendampingan dan kolaborasinya,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan semangat yang sebelumnya disampaikan oleh Gun Gun Hidayat, Kepala P2HB, pada saat peluncuran TKMH Kehutanan, bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam pengembangan kehutanan berkelanjutan. Sinergi antara lembaga pengelola hutan, pusat pengembangan, dan institusi pendidikan diyakini mampu memperkuat transfer pengetahuan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia kehutanan yang unggul.

Melalui TKMH Kehutanan, P2HB terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sebagai upaya bersama dalam membangun kehutanan yang berbasis ilmu pengetahuan, praktik terbaik, dan prinsip keberlanjutan.

Berita Lainnya