Penggunaan laboratorium bersama di lingkup P2HB mendukung pemanfaatan fasilitas secara terbuka oleh berbagai mitra TKMH Kehutanan. Melalui sistem ini, setiap pihak dapat mengakses peralatan, ruang, dan layanan teknis sesuai kebutuhan penelitian maupun pengembangan. Pelaksanaan kegiatan laboratorium dilakukan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan agar pemanfaatan fasilitas berlangsung secara tertib dan terkoordinasi.
Mekanisme penggunaan laboratorium adalah sebagai berikut:
- Pengajuan permohonan penggunaan fasilitas laboratorium
Dilakukan dengan mengirimkan surat permohonan dan ringkasan penelitian. Contoh format surat dan ringkasan dapat diunduh pada di sini - Verifikasi kebutuhan dan ketersediaan fasilitas
Pengelola laboratorium melakukan evaluasi terhadap kebutuhan peralatan, ruang, dan layanan teknis. - Penjadwalan kegiatan
Penentuan waktu pelaksanaan disesuaikan dengan kapasitas fasilitas dan agenda penggunaan laboratorium. - Pelaksanaan kegiatan
Dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan mutu proses. - Penyampaian laporan hasil kegiatan
Pengguna wajib menyampaikan laporan hasil kegiatan kepada pengelola laboratorium sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi.
Pengelola laboratorium bertanggung jawab memastikan keamanan, keteraturan, serta mutu layanan, sementara pengguna berkewajiban mengikuti prosedur, menjaga fasilitas, dan melaporkan hasil kegiatan.
Tujuan penggunaan laboratorium bersama adalah meningkatkan efisiensi pemanfaatan fasilitas riset, memperluas akses pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi antar lembaga. Melalui mekanisme ini, peralatan berstandar tinggi dapat dimanfaatkan secara optimal, biaya penelitian dapat ditekan, dan sinergi penelitian dapat diperkuat. Pada akhirnya, penggunaan laboratorium bersama diharapkan mendorong pengembangan inovasi, peningkatan kapasitas, dan pencapaian pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan
Pada tahun 2025, telah dilaksanakan kegiatan bersama di laboratorium sebagai bagian dari studi pengelolaan hutan berkelanjutan, yaitu:
- Pengembangan Endomikoriza Strain Haurbentes, yang merupakan kegiatan kolaborasi antara P2HB dan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, UNB, dilaksanakan di KHDTK Haurbentes dan Laboratorium Introf-CC, P2HB